Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Jenis-Jenis Saham ang

   Saham merupakan surat tanda kepemilikan suatu perusahaan. Ketika Anda memiliki saham atas suatu perusahaan, maka Anda bisa mendapatkan keuntungan karena menjadi bagian dari pemilik perusahaan. Saham bisa diinvestasikan di pasar saham. Investasi saham merupakan aktivitas jual beli saham untuk mendapatkan keuntungan. Saham akan dibeli ketika harganya murah dan stabil kemudian akan dijual ketika harganya tinggi dan menjanjikan. 

Dengan begitu, selisih dari transaksi tersebut akan menjadi keuntungan bagi investor. Untuk melakukan investasi saham sebenarnya susah-susah gampang, karena ada beberapa hal yang harus Anda pahami, seperti apa saja jenis-jenis saham. Jenis saham sebenarnya cukup banyak, tetapi jenis-jenis di bawah ini setidaknya harus diketahui oleh pemula. Berikut penjelasannya.

Saham Biasa

Jenis saham ini adalah saham yang paling sering ditransaksikan di pasar finansial. Disebut juga sebagai common stock dan selain keuntungan dari jual beli saham, Anda juga bisa mendapat keuntungan dari dividen. Dividen merupakan pembagian keuntungan atau laba yang didapat perusahaan untuk para pemegang sahamnya.

Saham Preferen

Disebut juga sebagai preferred stock. Jenis saham ini memberikan beberapa hak istimewa untuk pemegangnya. Saham ini memiliki karakteristik yang mirip seperi obligasi karena investor dapat meraih pengembalian hasil dari penyetoran modal sehingga jenis saham ini bisa dikatakan gabungan dari saham dan obligasi.

Saham Atas Nama

Bearer stock atau saham atas nama merupakan jenis saham yang tidak beratasnamakan. Karena itu, proses transaksi atau perpindahtangannya terbilang mudah.

Blue Chip

Kapitalisnya besar mencapai Rp 10 triliun dengan perolehan dividen yang stabil karena emiten rajin membagikan dividen kepada para pemilik saham. LQ45 merupakan sebutan bagi daftar saham yang masuk kategori Blue Chip di Bursa Efek Indonesia.

Saham Income

Saham ini muncul saat emiten yang menerbitkan saham tersebut mendapatkan laba atau keuntungan tertinggi dari apa yang pernah mereka raih. Kemudian dengan keuntungan lebih tersebut, dividen dibagikan kepada para pemilik saham.

Saham Growth

Saham yang biasanya diterbitkan oleh perusahaan besar. Saham ini memiliki keuntungan profit yang tinggi dari emiten pemimpin sektor.

Saham Lesser-Known

Kebalikan dari saham growth karena kurang populer tetapi memiliki kelebihan tersendiri yaitu perusahaannya dominan memiliki kinerja bagus.

Saham Spekulatif

Saham yang cukup menjanjikan dalam jangka panjang karena berpotensi mendapatkan keuntungan di masa depan. Jenis saham ini cocok untuk investor dengan profil risiko yang high karena perolehan laba tidak stabil namun mudah ditemukan di pasar modal.

Saham Counter Cyclical

Dikenal sebagai saham yang memiliki performa yang bagus dan stabil bahkan jika diterjang resesi. Dalam masa resesi, emiten dari saham ini bisa beroperasi dengan baik tanpa masalah dengan keuntungan atau laba yang selalu stabil.

----